Partner Mewujudkan Amal Abadi
JARYYA
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.
HR. Muslim no. 1631
Portofolio Kami





Latar Belakang Kami
Bayangkan, para penghuni kubur terputus dari kepemilikan hartanya, tidak dapat lagi melakukan amal sholeh, dan hanya menunggu hari hisab yang entah kapan waktunya. Ada beberapa orang yang jasad mereka terdiam di dalam kuburan, namun amal baiknya tidak berhenti, terus menerus mengalir sampai hari kiamat datang. Itulah Amal Abadi. Maka, inilah sesungguhnya masa pensiun yang paling indah, yang tidak bisa dibeli walaupun dengan dunia dan seluruh isinya. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631)
Jaryya hadir dengan misi menjadi Partner Mewujudkan Amal Abadi bagi seluruh pihak yang berkeinginan memiliki proyek amal jariyah sebagai investasi pahala di akhirat nantinya. Menggunakan skema sedekah jariyah (wakaf), Jaryya mendorong, memastikan pengelolaan, dan pemaksimalan manfaat Amal Abadi Anda.
Impact Jaryya
Artikel Jaryya
- All Posts
- Acara

Dalam Islam, menyisihkan sebagian rezeki bukanlah sekadar tindakan sosial atau pelengkap ibadah. Lebih dalam dari itu, ia adalah bentuk kesadaran...

Sering kali, ketika berbicara tentang perencanaan keuangan Islami atau persiapan menghadapi akhir usia, kita dihadapkan pada sebuah dikotomi: Warisan atau Wakaf? Banyak...

Banyak orang mengira bahwa mewakafkan harta berarti harus merelakan aset tersebut sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat umum—seperti pembangunan masjid, rumah sakit,...